Apa Makna Pokok dari Etika Bisnis…..?????

Kata “etika” dan “etis” tidak selalu dipakai dalam arti yang sama dan karena itu pula “etika bisnis” bisa berbeda artinya.

Etika sebagai praksis berarti : nilai-nilai dan norma-norma moral sejauh dipraktekkan atau justru tidak dipraktekkan, walaupun seharusnya dipraktekkan. Sedangkan etis, merupakan sifat dari tindakan yang sesuai dengan etika.

Sedangkan, Kata Bisnis secara historis berasal dari bahasa Inggris yaitu “business”, yang berasal dari kata dasar busy yang berarti sibuk. Atau dapat juga diartikan sebagai beragam  “kegiatan”.

Pada abad ke-18, pemahaman kata bisnis diperluas  menjadi sebagai “segala usaha dagang seseorang”.

Secara umum, kata bisnis juga diberi makna sebagai “rangkaian aktivitas komersial”.

Bisnis adalah kegiatan ekonomi atau ekonomi adalah kegiatan bisnis. Bisnis adalah keuntungan (Bertens, 2003).

Prinsip dari suatu kegiatan bisnis adalah pertukaran. Sedangkan segala sesuatu yang dipertukarkan tidak menjadi masalah, dapat berupa benda bernyawa atau tidak bernyawa.

Jadi, Pebisnis melakukan segala sesuatu terkait bisnis untuk meraih keuntungan.

Dan sebagai manusia, Pebisnis memiliki sifat yang tidak selalu puas, mencari kebebasan berinisiatif dalam menggagas bisnis dalam upaya profit (keuntungan) sehingga akan terus menerus berusaha untuk mencari keuntungan.

HISTORI  ETIKA BISNIS

Secara histori, perhatian dalam “business ethics” meningkat  dramatis selama tahun 1980 dan 1990an, baik di   kalangan korporasi maupun akdemisis;

Sebagai contoh:

Dewasa ini websites dari berbagai korporasi besar menekankan  pada komitmen mereka untuk mempromosikan nilai-nilai bukan ekonomi dengan ragam judul (ethics codes, social responsibility charters).

Dalam beberapa kasus, korporasi mendefinisi ulang nilai-nilai pokok mereka dalam mempertimbangkan etika bisnis (e.g. BP‘s “beyonpetroleum”environmental tilt).

Etika sebagai ujud kesepakatan dan atau kesepahaman umum mengenai cara bertingkah- laku untuk mengatur relasi sosial antar-orang atau antara individu dan masyarakat atau antar-masyarakat adalah dimaksudkan untuk mencapai relasi yang saling menguntungkan atau yang tidak saling merugikan. Wujud konkrit suatu etika  boleh jadi tidak tertulis atau tertulis.  Perujudan etika yang tidak tertulis biasanya berlangsung melalui proses pewarisan (sosialisasi) dari generasi ke generasi.

PENGERTIAN ETIKA BISNIS

Business ethics is a form of the art of applied ethics that examines ethical rules and principles within a commercial context, the various moral or ethical problems that can arise in a business setting, and any special duties or obligations that apply to persons who are engaged in commerce.

Business ethics dapat merupakan suatu disiplin yang normatif  dan  deskriptif.

Sebagai suatu korporasi praktis dan suatu karir/bidang spesifik, maka di lapangan sifatnya adalah normatif

Di dunia akademi pendekatan deskripitif juga digunakan Rank dan kuantiti isu-sisu bisnis yang bersifat etika merefleksikan derajad dimana bisnis adalah ditempatkan sebagai sesuatu yang memiliki kemungkinan dengan nilai-nilai sosial non-ekonomi.

Jadi dapat disimpulkan bahwa makna dari Etika Bisnis tersebut etika bisnis adalah acuan bagi perusahaan dalam melaksanakan kegiatan usaha termasuk dalam berinteraksi dengan pemangku kepentingan(stakeholders) . Penerapan nilai-nilai perusahaan dan etika bisnis secara berkesinambungan mendukung terciptanya budaya perusahaan.Setiap perusahaan harus memiliki rumusan etika bisnis yang disepakati bersama dan dijabarkan lebih lanjut dalam pedoman perilaku.

Prinsip Dasar dari Etika Bisnis itu sendiri adalah :

Untuk mencapai keberhasilan dalam jangka panjang, pelaksanaanGCG perlu dilandasi oleh integritas yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan pedoman perilaku (code of conduct) yang dapat menjadi acuan bagi organ perusahaan dan semua karyawan dalam menerapkan nilai-nilai(values) dan etika bisnis sehingga menjadi bagian dari budaya perusahaan.

Prinsip dasar yang harus dimiliki oleh perusahaan adalah: Setiap perusahaan harus memiliki nilai-nilai perusahaan (corporate values) yang menggambarkan sikap moral
perusahaan dalam pelaksanaan usahanya. Untuk dapat merealisasikan sikap moral dalam pelaksanaan usahanya, perusahaan harus memiliki rumusan etika bisnis yang disepakati oleh organ perusahaan dan semua karyawan. Pelaksanaan etika bisnis yang berkesinambungan akan membentuk budaya perusahaan yang merupakan manifestasi dari nilai-nilai perusahaan. Nilai-nilai dan rumusan etika bisnis perusahaan perlu dituangkan dan dijabarkan lebih lanjut dalam pedoman perilaku agar dapat dipahami dan diterapkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: